Contoh Surat Peringatan atau Teguran

Picture Source : www.anneahira.com

Picture Source : www.anneahira.com

Berikut Contoh Surat Peringatan atau Teguran. Dalam kehidupan aktivitas perusahaan sehari-hari, berhasilnya tugas dari seorang Pemimpin atas kinerja para pekerjannya ditentukan dari produktivitas yang dihasilkan oleh para pekerja. Namun bagaimana jika ada pekerja yang sering bersikap indispliner, melanggara tata tertib perusahaan atau peraturan perusahaan? Langkah yang harus ditempuh seorang pemimpin yang dalam hal ini juga diwakili oleh Kepala HRD, adalah memberikan teguran atau peringatan kepada pekerja yang bermasalah tersebut.

Pertanyaan selanjutnya timbul, dalam bentuk apakah peringatan atau teguran tersebut harus diberikan? secara umum dan dalam praktek setiap perusahaan biasanya memberikan suatu somasi yang dalam hal ini berbentuk Surat Peringatan atau sering disebut surat teguran. Sebelum untuk memutuskan apakah pekerja yang bermasalah tersebut layak untuk diberhentikan , maka sebijaknya pimpinan perusahaan memberikan surat peringatan pertama terlebih dahulu atau SP1. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi pekerja bersangkutan untuk memperbaiki diri atau paling tidak memberikan penjelasan mengapa beliau bersikap indisipliner. Jikalau pekerja tersebut tetap melakukan pelanggaran maka perusahaan harus bersabar dengan lagi memberikan Surat Peringatan Kedua dan Surat Peringatan Ketiga. Apabila setelah pengiriman surat peringatan ketiga pekerja tersebut tidak juga berubaha maka perusahaan dapat langsung memberhentikan atau mem-PHK nya, tentunya sesuai dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Contoh Surat Peringatan atau Teguran yang akan saya berikan di bawah ini pada dasarnya adalah surat peringatan pertama kepada seorang pekerja karena melakukan sikap indisipliner dan melanggar peraturan perusahaan, namun pada dasarnya format tersebut dapat Anda sesuaikan dengan kondisi yang Anda butuhkan saat ini misalnya seperti:

  1. contoh surat peringatan tidak masuk kerja
  2. contoh surat peringatan pembayaran
  3. contoh surat peringatan kedua
  4. contoh surat peringatan hutang
  5. contoh surat peringatan pembayaran hutang
  6. contoh surat peringatan organisasi
  7. contoh surat peringatan pegawai

Silahkan download contoh surat peringatan pertama di bawah ini

About the Author

Seorang Lawyer dan Auditor yang menguasai ilmu khusus seperti Tindak Pidana Korupsi, Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Daerah, Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Hibah Daerah /Bantuan Sosial

Author Archive Page

Comments

3 Comments

  1. Setahu saya Surat Peringatan ( SP ) itu berlaku selama 6 ( enam ) bulan bukan 1 ( satu ) bulan. mohon dikoreksi apabila saya keliru

Leave a Reply