Solusi Salah Tulis Nomor Ijazah Dalam Pendaftaran CPNS 2014

Picture Source : www.smaga-banjarbaru.sch.id

Picture Source : www.smaga-banjarbaru.sch.id

Solusi Salah Tulis Nomor Ijazah Dalam Pendaftaran CPNS 2014 – Masalah salah penulisan Ijazah dalam pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2014 banyak sekali ditanyakan kepada saya oleh pembaca blog ini, oleh karena itu kali saya akan menulis solusi agar Anda tetap dapat ikut ujian CPNS walaupun salah menulis nomor Ijazah baik dalam situs Panselnas maupun dalam situs instansi / SCCN BKN. Sebenarnya masalah ini ingin saya tulis pada awal-awal sekali namun karena kegiatan saya yang super sibuk, tidak ada waktu untuk merealisasikan.

Pada dasarnya solusi ini merupakan pengalaman teman saya sewaktu melakukan verifikasi dokumen di salah satu Kementerian favorit. Ceritanya diawali dengan kesalahan penulisan yang dilakukan beliau dalam situs SCCN BKN/BKD, dimana saking semangatnya mengisi formulir pendaftaran dalam situs tersebut, beliau sampai tidak memperhatikan nomor Ijazah yang beliau isi sehingga angka ‘1″ di isi beliau menjadi huruf “I”, alhasil beliau panik karena mengetahui jika diketahui terdapat kesalahan penulisan dalam data-data yang di isi maka beliau akan gugur dalam verfikasi dokumen nantinya. Hal ini sudah banyak terjadi dalam proses verifikasi dokumen dalam seleksi CPNS Tahun ini, sehingga Anda harus hati-hati ketika menghadapi proses verifikasi dokumen nantinya.

Dalam Proses Verifikasi Dokumen

Nah, masa-masa inilah keputusan apakah Anda dapat mengikuti ujian CPNS dapat terealisasi atau tidak, karena kebijakan yang ketat diberlakukan yaitu apabila peserta salah dalam penulisan Nomor Ijazah maka berkas peserta akan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau gugur tahap verifikasi berkas. Nah, untuk menghindarinya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sewaktu verifikator memeriksa dokumen-dokumen asli Anda khususnya Ijazah.

1. Jangan Pernah Membahas Kesalahan Penulisan Ijazah Kepada Verifikator

Salah satu kesalahan bodoh yang sering dilakukan oleh peserta yang mengetahui bahwa ada perbedaan antara dokumen registrasi dengn dokumen asli yang dalam hal ini nomor Ijazah adalah memberitahukannya kepada verifikator meskipun verfikator tidak pernah menanyakan atau paling tidak belum menanyakannya kepada peserta. Tujuan peserta menanyakan terlebih dahulu hal tersebut sebenarnya baik yaitu apakah tidak apa-apa jika terdapat kesalahn penulisan ijazah dalam dokumen registrasi atau tidak, namun justru hal itu akan menjadi bumerang bagi dirinya, karena kesalahannya diberitahukan kepada verifikator tanpa terlebih diperiksa oleh verifikator tersebut. Oleh karena itu bersikaplah bijak, jangan pernah memulai menanyakan mengenai kesalahan penulisan nomor Ijazah pada verfikator, apabila verfikator tidak menyinggungnya.

2. Alihkan Perhatian Verifikator Ketika Memeriksa Ijazah Anda

Nah, ini salah satu trik yang sangat berharga agar kesalahan nomor Ijazah Anda tidak diketahui oleh verfikator. Trik ini telah dicoba oleh beberapa teman saya yang mengalami masalah yang serupa, dan mereka semua berhasil lolos verfikasi. Namun Bagaimana cara mengalihkan perhatian verifikator ketika memeriksa Ijazah Anda? salah satunya adalah menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang relevan seperti “pakai baju apa ketika ujian nanti” atau “proses seleksi ujiannya berapa lama kalau boleh tahu” dan sebagainya, usahakanlah agar konsentrasi si verifikator menjadi buyar karena pertanyaan Anda. Percayalah trik ini sangat manjur, kenapa? karena selain “diganggu oleh pertanyaan Anda”, rata-rata dari mereka sebenarnya tidak terlalu fokus dalam melakukan verifikasi berkas Anda karena proses verifikasi sangat lama sehingga beliau tidak ada waktu berlama-lama dengan Anda karena banyak menunggu dalam antrian di belakang Anda.

3. Jika Ketahuan Oleh Verifikator Kesalahan Penulisan Ijazah

Jika terjadi kejadian demikian, jangan panik berusahalah untuk tenang karena semua masalah pada dasarnya ada jalan keluarnya. Trik yang Anda lakukan apabila verifikator akhirnya menemukan kesalahan dalam penulisan nomor Ijazah Anda adalah dengan menjelaskan bahwa Anda telah menulis dengan benar nomor Ijazah tersebut, yang membuat nomor berbeda dalam dokumen registrasi lebih sebabkan karena kesalahan sistem bukan di Anda. Usahakanlah menjelaskan dengan baik kepada verifikator bahwa sistem SCCN BKN atau Panselnas yang menyebabkan kesalahan tersebut, ingat jangan pernah mengaku bahwa Anda salah menulis nomor Ijazah tersebut, karena akan hanya menjadi bumerang bagi Anda.

4. Tunggu Giliran Verifikasi di Saat-Saat Tertentu

Maksudnya di sini, Anda harus memilih waktu yang tepat untuk melakukan verifikasi dokumen, maksudnya tepat di sini adalah waktu dimana verifikator sudah tidak fokus lagi dalam memeriksa dokumen-dokumen peserta CPNS. Waktu-waktu tersebut adalah waktu menjelang Makan Siang/Sholat (sekitar menuju jam 12) atau waktu menuju sholat Asar. Trik ini sudah pernah dilakukan oleh teman saya dan hasilnya lolos verifikasi. Mengapa bisa demikian? karena pada jam-jam tersebut verifikator biasanya tidak lagi konsentrasi dan fokus karena mengejar waktu makan siang/Sholat sehingga keinginannya hanya tertumpu pada menyelesaikan pekerjaan secepat-cepatnya tanpa lagi memperhatikan apa yang tercantum dalam Ijazah Anda. Jadi lakukanlah trik ini sebaik mungkin.

Misalnya Anda lolos verifikasi walaupun salah menulis Ijazah, yang menjadi pertanyaannya apakah nanti kesalahan penulisan ini tidak menjadi masalah ketika Anda telah diterima menjadi CPNS nantinya? jawabannya adalah bisa Iya, Bisa Tidak. Bisa Iya, karena rata-rata instansi-instansi tidak lagi mengecheck kebenaran data-data yang terdapat dalam dokumen asli peserta karena sudah menganggap hal tersebut telah dilakukan dalam proses verifikasi dokumen sehingga tidak perlu dilakukan ulang. Adapun jawabannya bisa Tidak karena sewaktu-waktu perwakilan Instansi bisa saja memeriksa validitas seluruh dokumen asli si pelamar, jika ditemukan adanya ketidakbenaran data maka kelulusan Anda dapat di revoke dengan segera. Oleh karena itu berdoalah agar hal tersebut tidak terjadi kepada Anda.

Semoga berhasil!

About the Author

Seorang Lawyer dan Auditor yang menguasai ilmu khusus seperti Tindak Pidana Korupsi, Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Daerah, Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Hibah Daerah /Bantuan Sosial

Author Archive Page

Comments

Leave a Reply