Sanksi Tidak Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Sanksi Tidak Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Picture Source : www.anneahira.com

Bagi Anda yang sudah bekerja pasti rata-rata sudah mempunyai Kartu Pajak atau yang sering disebut dengan Nomor Pokok Wajib Pajak atau yang sering disingkat dengan NPWP. Namun hal itu bukan berarti semua orang yang bekerja diwajibkan mendaftar untuk mendapatkan NPWP. Kartu NPWP hanya diwajibkan pada mereka yang mempunyai penghasilan tetap kurang lebih Rp.2.000.000 per bulannya, sehingga bagi Anda yang berpenhasilan di bawah itu tidak perlu repot-repot dan tidak perlu terbebani oleh Kewajiban pajak penghasilan ini. Namun pertanyaannya apa Sanksi Tidak Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi mereka yang qualified berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Ketentuan mengenai kewajiban pendaftaran Pajak Penghasilan ditentukan dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan an diubah terakhir kali dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2007. Dalam peraturan tersebut ditentukan bahwa NPWP adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Setiap wajib pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan wajib pajak dan kepadanya diberikan NPWP.

Sanksi bagi setiap orang yang dengan sengaja tidak mendaftarkan diri untuk diberikan NPWP atau tidak melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan Negara akan dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar dan paling banyak 4 kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang bayar.

Disamping itu NPWP ini juga merupakan dokumen prasyarat untuk apply permohonan-permohonan tertentu lho, seperti pembukaan rekening, transfer uang manual dengan jumlah tertentu, bahkan untuk melakukan penerbangan ke luar negeri di luar ASEAN juga harus menunjukan NPWP kalau tidak siap-siap saja harus merogoh kocek sebesar 1 juta rupiah, namun terakhir kali saya perhatikan kewajiban menunjukan NPWP itu tidak lagi dipersyaratkan dalam dunia penerbangan.

Kesimpulan :    

Sanksi bagi yang tidak mendaftarkan diri untuk diberikan NPWP adalah dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar dan paling banyak 4 (empat) kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang bayar.

Jadi bagaimana apakah Anda masih ragu mendaftarkan diri Anda untuk mendapatkan NPWP? ayo daftarkan dirimu, mudah kok karena sekarang pendaftarannya dilakukan secara online, silahkan ke website resmi Direktorat Perpajakan untuk pendaftaran NPWP online untuk mendapatkan petunjuk pendaftaran secara lengkap dan jelas.

Dasar Hukum

Undang-Undang No. 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan an diubah terakhir kali dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2007.

About the Author

Seorang Lawyer dan Auditor yang menguasai ilmu khusus seperti Tindak Pidana Korupsi, Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Daerah, Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Hibah Daerah /Bantuan Sosial

Author Archive Page

Comments

2 Comments

Leave a Reply