Pengembalian Tanah Hak Pengelolaan (HPL) Transmigrasi

Selamat Siang Pak, Perusahaan kami mengajukan permohonan HGU atas Tanah yang berasal dari Hak Pengelolaan (HPL) Transmigrasi, kami sudah membayar seluruh harga kompensasi dan atas pembayaran tersebut kami diberikan bukti dokumen berupa Salinan Keputusan Pejabat Kementrans perihal pelepasan hak pengelolaan Transmigrasi, dan kami dibilang sudah mempunyai hak atas tanah tersebut dan dapat mengajukan HGU terhadapnya, yang saya ingin tanyakan apakah proses pelepasan Tanah transmigrasi tersebut sah berdasarkan peraturan yang berlaku?

Herlina – Jakarta

Jawaban:

Pada dasarnya berdasarkan informasi yang saya dapatkan Pihak perwakilan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi ditentukan bahwa dalam proses pelepasan Hak Pengelolaan khusunya yang diperuntukan guna program Transmigrasi untuk kepentingan Pihak Ketiga (Swasta), peran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi hanya sebatas mengeluarkan keterangan telah dilepaskannya tanah hak pengelolaan karena tidak sesuai dengan keperluannya dan Proses Pelepasannya serta pemberian hak alasnya dilimpahkan kepada Badan Pertanahan Negara.

Terkait dengan itu untuk proses pelepasan / hapusnya suatu tanah Hak Pengelolaan adalah mengacu pada Peraturan Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah (“Permenag No. 3/1997”), dimana dalam  Permenag No. 3/1997 ditentukan proses hapusnya suatu Hak Pengelolaan yang disebabkan oleh dilepaskannya hak tersebut oleh pemegangnya, prosesnya sebagai berikut:

1. Mengajukan Permohonan Pelepasan Hak Pengelolaan kepada Kepala Kantor Pertanahan dengan melampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut (Pasal 131 ayat 2 Permenag No. 3/1997):

  • salinan Keputusan pejabat yang berwenang yang menyatakan bahwa hak yang bersangkutan telah batal, dibatalkan atau dicabut, dan
  • sertipikat hak atau, apabila sertipikat tersebut tidak ada pada pemohon, keterangan mengenai keberadaan sertipikat tersebut;

2. Selanjutnya setelah permohonan dan dokumen persyaratan diterima, Kantor Pertanahan akan melakukan penghapusan hak dalam buku tanah, dengan ketentuan sebagai berikut:(Pasal 131 ayat 6 Permenag No. 3/1997)

  • Di dalam buku tanah dan, apabila sertipikat diserahkan, di dalam sertipikat, nomor hak yang bersangkutan dicoret dengan tinta hitam;
  • Selanjutnya dalam halaman perubahan yang telah disediakan dituliskan :”Hak atas tanah hapus berdasarkan….”
  • Dalam daftar nama, surat ukur dan petanya, nomor hak  dicoret.

3. Selanjutnya Buku tanah dan sertipikat yang sudah diberi catatan mengenai hapusnya hak dinyatakan tidak berlaku lagi. Oleh karena tidak belaku lagi, maka hak atas tanah tersebut tidak lagi dibebani oleh suatu alas hak yang yang secara otomatis sesuai dengan pengertian Tanah negara maka tanah tersebut kembali kepada negara (Pasal 1 angka 3 PP No.24 /1997),Dan terhadapnya dapat dimohonkan hak atas tanah misalnya Hak Guna Usaha.

Berdasarkan keterangan di atas maka jika dihubungkan dengan Surat ketetapan dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Perihal Pengembalian Tanah HPL Transmigrasi yang anda rujuk sebelumnya, maka dapat saya sampaikan proses pengembalian Tanah HPL  tersebut adalah sah, namun masih berada dalam tahapan 1 yaitu tahap penerbitan Keputusan pejabat yang berwenang yang menyatakan bahwa hak yang bersangkutan telah batal, dibatalkan atau dicabut. Proses pengembalian ini masih membutuhkan proses penghapusan dalam buku tanah dan pernyataan ketidakberlakuan Buku Tanah dan Sertifikat oleh Kantor Pertanahan (BPN).

Demikian yang dapat saya informasikan. Semoga Bermanfaat!

Dasar Hukum

Peraturan Menteri Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah (“Permenag No. 3/1997”)

 

About the Author

Seorang Lawyer dan Auditor yang menguasai ilmu khusus seperti Tindak Pidana Korupsi, Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Daerah, Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dan Hibah Daerah /Bantuan Sosial

Author Archive Page

Comments

Leave a Reply